RDRM Berkoordinasi dan Berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3A Kota Semarang Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Peserta Didik

RDRM Berkoordinasi dan Berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak DP3A Kota Semarang Dalam Penanganan Kasus Kekerasan  Peserta Didik

RDRM Berkoordinasi dan Berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Peserta Didik

Semarang – Kamis (9/2) Koordinasi dan kerjasama lintas sektor sangatlah penting dalam upaya mewujudkan perlindungan anak yang semakin optimal di Kota Semarang.

Oleh karenanya, RDRM berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang (melalui pendamping di Kecamatan Pedurungan), dalam penanganan kasus kekerasan yang melibatkan peserta didik.

Harapannya, kolaborasi semacam ini dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan perlindungan anak di Kota Semarang.

----------------------------------------------------------

Sekolah Anda ingin mendapatkan layanan psikoedukasi atau pelatihan kompetensi SDM bagi Para Guru dan Tendik? RDRM sebagai unit layanan psikososial di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Semarang, siap melayani.

Hubungi kami untuk prosedur pengajuannya melalui:

  1. Pesan WA di nomor : 085727322329, atau
  2. Telfon di nomor : 024-76432642
  3. Email : rdrm.kotasemarang@gmail.com

 

Salam Sehat-Bahagia-Hebat!

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar