PELATIHAN DUTA TAMENG KETAHANAN MENTAL DI ERA DIGITAL DI HOTEL GRASIA HARI KE 2

PELATIHAN DUTA TAMENG KETAHANAN MENTAL DI ERA DIGITAL DI HOTEL GRASIA HARI KE 2

Pelatihan Duta TAMENG Ketahanan Mental di Era Digital di Hotel Grasia Hari ke 2

Semarang - Rabu (21/6) Pelatihan Duta TAMENG hari ke-2 berjalan lancar, para peserta tidak hanya menerima materi namun juga praktik langsung dan membuat action plan untuk menggemakan kesehatan mental di sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dari Forum Anak serta Perwakilan Ketua OSIS SMA, SMK dan MA di Kota Semarang.

Pada hari kedua ini, para peserta mendapatkan berbagai wawasan serta keterampilan baru, seputar pencegahan tindak kekerasan melalui media digital, manajemen aktivitas, penguatan cita-cita hingga rencana aksi nyata, melalui Fasilitator-Fasilitator profesional, yakni

  1. Dr. Putri Marlenny p., S.Psi., M.Psi., Psikolog (Koordinator RDRM)
  2. Santi Riksa Pratiwi, S.Psi (Konselor Psikologi RDRM)

TAMENG adalah salah satu wujud nyata implementasi Kota Semarang untuk menggemakan Gerakan Nasional Revolusi Mental pada Generasi Muda.

Pelatihan Duta TAMENG ini terlaksana berkat fasilitasi penuh dari Kemenko PMK dan Pemerintah Kota Semarang. Harapannya para peserta dapat menularkan semangat kesehatan dan ketahanan mental di sekolah serta komunitas masing-masing.

----------------------------------------------------------

Sekolah Anda ingin mendapatkan layanan psikoedukasi atau pelatihan kompetensi SDM bagi Para Guru dan Tendik? RDRM sebagai unit layanan psikososial di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Semarang, siap melayani.

Hubungi kami untuk prosedur pengajuannya melalui:

  1. Pesan WA di nomor : 085727322329, atau
  2. Telfon di nomor : 024-76432642
  3. Email : rdrm.kotasemarang@gmail.com

Salam Sehat-Bahagia-Hebat!

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar