DP3A Fasilitasi RDRM Adakan Sosialisasi Keluarga Ramah Anak Kota Semarang

DP3A Fasilitasi RDRM Adakan Sosialisasi Keluarga Ramah Anak Kota Semarang
"

SEMARANG - Pola asuh yang diterapkan dalam keluarga sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang seorang anak. Pendampingan juga dirasa perlu dilakukan oleh orangtua maupun orang yang lebih dewasa untuk meminimalkan timbulnya perilaku menyimpang pada anak. Namun di masa ini, kesibukan dan jarak yang dimiliki orang tua membuat anak tidak mendapat pengawasan dan pendampingan yang maksimal. Upaya untuk mengurangi keadaan tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melalui Rumah Duta Revolusi Mental melaksanakan sosialisasi tentang program “Keluarga Ramah Anak” yang berbasis penggunaan teknologi dan media sosial.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 23 Februari 2018, menghadirkan dua narasumber. Dalam pelaksanaannya, narasumber pertamaa yaitu Putri Marlenny P, S.Psi, M.Psi, Psikolog, Beliau sebagai koordinator dan Psikolog RDRM menjelaskan tentang Pengertian Keluarga Ramah Anak. Adapun narasumber ke dua yakni Lucky Ade Sessiani, S.Psi, M.Psi, Psikolog, beliau adalah dosen Psikologi sekaligus Psikolog UIN Walisongo Semarang menyampaikan materi tentang perwujudan keluarga ramah anak dari praktisi dan birokrasi. Peserta yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 60 peserta yang terdiri dari Pokja kelurahan se-Kota Semarang, Organisasi wanita, dan komunitas orang tua.

Hasil yang diperoleh peserta dari kegiatan sosialisasi “Keluarga Ramah Anak” adalah peserta mampu memahami tentang peran penting keluarga dalam tumbuh kembang anak, mampu memahami tentang berbagai cara dalam upaya pengawasan terhadap anak, serta mampu mengoptimalkan teknologi dan media sosial yang bisa digunakan untuk tetap memberikan pengasuhan dan pengawasan terhadap anak.

"

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait